Jumat, 10 April 2009

Perintah-Perintah Linux

Bagi kita masyarakat awam yang baru saja mengenali LINUX akan kesulitan pada saat melakukan kompilasi atau mengintegrasikan suatu perintah ke dalam suatu mesin. Tidak semua aplikasi di linux dapat dijalankan di GUI (General User Inreface). Untuk itu dibutuhkan yang namanya perintah di konsol berikut perintah-perintah tersebut :

    dmseg = untuk melihat apa saja yang ada di komputer kita
    ifconfig = untuk melihat IP pada komputer kita
    reboot = Restart Komputer
    halt = Shutdown
    logout = Log off
    ls = Menampilkan isi direktori
    ps aux = Melihat apa saja program yang berjalan (windows task manager)
    useradd agung = Menambah user dengan nama user agung
    passwd agung = Memberikan password pada user agung
    userdel agung = menghapus nama user agung
    rm-rf/home/agung = Menghapus nama user agung secara permanen
    usermod = Merubah data login
    chfn = Merubah informasi user
    —–> exp : usermod -l tamu -g umum guest –> user guest ke tamu ke group umum
    groupadd = Menambah group
    groupdel = Menghapus group
    groupmod = Modifikasi group
    who = Mengetahui siapa saja user yang sedang login
    users = Mengetahui nama user yang sedang login di system
    Mesg (Y/N) = Memberi pesan
    Write = Pesan bersifat individual
    wall = Pesan yang bersifat masal
    mkdir = Membuat direktori/folder
    cd = Pindah ke direktori
    rmdir = Menghapus direktori
    cp = Mengcopy file
    r rw- r– = Membaca hak akses
    chmod = Merubah hak akses
    chown = Merubah kepemilikan
    mv = Memindahkan file
    mount = dimuat
    unmount = dikembalikan
    ——> exp : #mount /dev/fd0, /mnt/floppy
    #unmount/mnt/floppy
    fdformat = format floppy disk/mkfs
    ——> exp : #fdformat/dev/fd0 bila sudah
    #mkfs -t msdos -n agung /dev/fd0
    tar = Menggabungkan beberapa file
    ——> exp : gzip(gz) ><><>< vi =" Teks" class="fullpost">
    kill -9 = Menghentikan paksa proses yang berjalan
    df = Informasi media penyimpanan
    link = koneksi internet (teks mode)
    wget = seperti download (teks mode)
    start x / alt+f7 = Pindah ke windows
    tar -mcfv = backup
    tar -mxpfv = Restore
    su = Subtituse User –> Mengganti user
    yast = Kontrol panel seperti di windows (di suse)
    Command = Description
    pwd = Melihat direktori kerja saat ini
    hostname = Menampilkan nama local host (mesin dimana anda sedang bekerja).
    Gunakan perintah ” netconf” (sebagai root) untuk merubah nama
    host dari mesin tersebut, atau edit file /etc/hosts
    whoami = Mencetak login name anda
    id username = Mencetak user id (uid) atau group id (gid)
    date = Mencetak atau merubah tanggal dan waktu pada komputer, contoh
    merubah tanggal dan waktu ke 2000-12-31 23:57 dengan perintah :
    date 123123572000
    time = Melihat jumlah waktu yg ditangani untuk penyelesaian suatu proses
    + info lainnya. Jangan bingung dengan perintah “date”
    who = Melihat user yang login pada komputer kita.
    rwho -a = Melihat semua user yg login pada network anda. Layanan perintah
    rwho ini harus diaktifkan, jalankan setup sebagai root untuk
    mengaktifkannya.
    finger user_name = Melihat informasi user, coba jalankan : finger root
    last = Melihat user sebelumnya yang telah login di komputer.
    uptime = Melihat jumlah waktu pemakaian komputer oleh seseorang, terhitung
    proses reboot terakhir.
    ps = (=print status) Melihat proses-proses yang dijalankan oleh user
    ps axu | more = Melihat seluruh proses yang dijalankan, walaupun tanpa terminal control, juga ditampilkan nama dari user untuk setiap proses.
    top = Melihat proses yang berjalan, dengan urutan penggunaan cpu.
    uname -a = Informasi system kernel anda
    free = Informasi memory (dalam kilobytes).
    df -h = (=disk free) Melihat informasi pemakaian disk pada seluruh system
    (in human-readable form)
    du / -bh | more = (=disk usage) Melihat secara detil pemakaian disk untuk setiap
    direktori, dimulai dari root (in human legible form).
    cat /proc/cpuinfo = Cpu info. Melihat file pada /proc directori yang bukan merupakan
    file nyata (not real files).
    cat /proc/interrupts = Melihat alamat interrupt yang dipakai.
    cat /proc/version = Versi dari Linux dan informasi lainnya.
    cat /proc/filesystems = Melihat filesystem yang digunakan.
    cat /etc/printcap = Melihat printer yang telah disetup
    lsmod = (as root) Melihat module-module kernel yang telah di load.
    set|more = Melihat environment dari user yang aktif
    echo $PATH = Melihat isi dari variabel “PATH”. Perintah ini dapat digunakan
    untuk menampilkan variabel environmen lain dengan baik. Gunakan
    “set” untuk melihat environmen secara penuh.
    dmesg = Mencetak pesan-pesan pada waktu proses boot. (Menampilkan file:
    /var/log/dmesg.)
    ps = (=print status) Menampilkan proses yang sedang berjalan
    berdasarkan nomor PID. Gunakan “ps AXU” untuk melihat seluruh
    proses yang berjalan. Dan gunakan “top” untuk melihat prosese yang
    berjalan berdasarkan urutan pemakaian CPU.
    fg PID = Menyetop proses ke foreground
    bg PID = Mengirim proses ke background. Lawan dari “fg”, atau gunakan tombol
    z.
    kill PID = Membunuh proses, berdasarkan nomor PID yang didapat dari perintah “ps”
    killall program_name = Membunuh program berdasarkan nama program
    xkill = (dalam xwindow terminal) Membunuh program dalam GUI-based dengan mouse
    (letakkan pointer mouse anda pada windows yg akan dikill lalu click)
    lpc = (sebagai root) untuk mengecek dan mengontrol printer
    lpq = Menampilkan antrian print yang akan dilaksanakan.Under KDE
    (X-Windows), anda bisa juga menggunakan program GUI-based “Printer
    Queue” yang tersedia di “K”menu-Utilities.
    lprm job# = Menghapus job print antrian (queue)
    nice program_name = Menjalankan program berdasarkan prioritas. Dimulai sejak prioritas
    tidak dijalankan secara spesifi, dalam contoh ini, prioritas akan
    dilakukane bekisar 10 (proses akan berjalan lebih lambat), dari
    nilai default (umumnya 0). Nilai terkecil (dari “niceness” ke user
    lain pada sistem), merupakan priority tertinggi. Nilai prioritas
    dapat berkisar antara -20 sampai 19. Hanya root yang bisa memasukkan
    nilai negatif. Gunakan “top” untuk menampilkan nilai prioritas
    proses yang sedang berjalan.
    renice -1 PID = (sebagai root) Ubahlah prioritas yang sedang berjalan ke -1. Normal
    users hanya dapat merubah nilai proses mereka sendiri, dan mereka
    tidak dapat menaikkan nilai prioritas lebih tinggi dari yang telah ada
    (atau mereka dapat membuat proses berjalan lebih lambat)

    = Pindah ke text terminal pertama. Di Linux anda dapat membuka beberapa
    terminal pada waktu bersamaan
    = (n=1..6) Pindah ke n text terminal.
    = Pindah ke GUI pertama (jika hanya 1 windows yg aktif).
    = (n=7..12) Pindah ke n GUI terminal Jika GUI terminal aktif pada layar n-1)
    = Autocomplete perintah (pada terminal). SHORTCUT INI SANGAT BAGUS! Bekerja
    juga di LILO prompt!
    = Scroll & edit perintah-perintah sebelumnya, lalu tekan [Enter] untuk
    menjalankan perintahnya.
    = Menggulung 1 layar ke atas pesan sebelumnya. Dengan perintah ini anda
    dapat juga untuk melihat booup message
    = Kebalikan dari di atas
    <+> = (pada X-window) Merubah resolusi berikutnya pada X-server (jika anda
    mensetup lebih dari 1 resolusi pada file XF86Config)
    <-> = (pada X-window) Merubah ke resolusi sebelumnya pada X-server.
    = (pada X-windows) Menutup X-window server. Gunakan jika X-windows server
    anda crash dan tidak dapat exit secara normal.
    = Mengshutdown sistem komputer kemudian melakukan reboot. Ini adalah
    perintah normal untuk shutdown oleh user pada mode text.
    c = Membunuh proses yang sedang aktif
    d = Keluar dari terminal, sama dengan perintah “exit” atau “logout”
    d = Mengirim [End-of-File] ke proses yang sedang berjalan
    s = Menyetop proses transfer ke terminal
    q = Melanjutkan proses transfer ke terminal. Gunakan jika terminal anda tidak
    ada respon
    z = Mengirim proses ke background.
    reset = Merestore terminal yang menampilkan karakter lucu / aneh yang biasanya
    disebab anda memakai perintah “cat” untuk melihat binari file. Anda tidak
    akan melihat huruf yang anda ketik.
    = Mempaste text yang di blok. Ini adalah perintah normal untuk
    copy-paste pada Linux (Sangat bagus bila digunakan mouse dengan 3
    tombol, apabila anda memiliki mouse lama dengan 2 tombol, anda harus
    mengaktifkan emulate 3 button.
    ~ = (tanda tilde) pada My home directori. Contoh, cd ~/my_dir akan merubah
    dari direktori aktif ke subdirektori “my_dir” pada home direktori.
    . = (dot atau titik) digunakan untuk menjalankan program pada aktif direktori,
    contoh, “./my_program” akan menjalankan file “my_program” pada direktori
    aktif anda.
    .. = (2 dots atau 2 titik) Directory parent to the current one.
Sumber: klik Disini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

[X]

ShoutMix chat widget