Tampilkan postingan dengan label Sport. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sport. Tampilkan semua postingan

Selasa, 24 Maret 2009

MU Disebut Sebagai Kumpulan Anak Manja


Kekalahan 0-2 Manchester United dari Fulham, berbuntut panjang. Selain ditempel Liverpool dengan perbedaan angka tipis, kini pasukan Setan Merah juga dituduh sebagai anak manja.

Adalah kolumnis harian Independent, Peter Bills, yang berani mengkritik pasukan The Red Devils. Menurutnya, sebutan 'Tim Terbaik' yang pernah disebutkan pelatih Sir Alex Ferguson, hanya isapan jempol.

"Mereka memang sangat berbakat. Tapi mereka juga sekumpulan anak manja yang tak tahu arah ketika kalah dalam sebuah pertandingan," ujar Bills dalam tulisannya, Senin 23 Maret 2009.

Pemain yang paling disorot Bills adalah Wayne Rooney. Rooney, menurut Bills, sewaktu meraih kemenangan, Rooney penuh dengan senyum sumringah. Tapi ketika semua hal tidak berlangsung dengan baik, Rooney seperti bom waktu yang siap meledak.

"Rooney harusnya melihat arti kebesaran pemain seperti yang dicontohkan Giggs," tambah Bills.

Wajar saja si Shrek -julukan Rooney- jadi sasaran tembak para kritikus. Ia bersama Paul Scholes diusir wasit dalam pertandingan melawan Fulham. Tapi berbeda dengan Scholes, si Shrek dikartu merah karena dituding melempar bola ke arah wasit.

Atas kekalahan ini, MU harus rela kehilangan poin berharga. Liverpool ditempat kedua kini memiliki 64 poin, beda tipis satu angka dengan MU ditempat pertama.

Sumber: Kliki Disini

Saham Liverpool akan Dijual


Duet pemilik Liverpool, George Gillet dan Tom Hicks, akhirnya terpecah juga. Setelah dua tahun menutupi sengketa, Selasa 24 Maret 2009, Gillet memutuskan untuk mundur. Ia akan menjual 50 persen sahamnya di Anfield.

Gillet beralasan kalau ia turut terkena krisis ekonomi global. Dan mau tak mau, sahamnya bersama The Reds harus dilepas untuk menutupi kerugian yang ia derita.

Selain Livepool, Gillet merupakan pemilik dari beberapa klub olahraga lain. Seperti tim Montreal Canadiens di ajang NHL (hoki es) dan Richard Petty Motorsports NASCAR. Seperti dilansir Courant, klub Hoki tadi juga akan dijual.

"Meski baru awal, prosesnya sudah dimulai. Kami tak menyembunyikannya karena sedang menghadapi masa ekonomi yang sulit," ujar Presiden Canadiens, Pierre Boivin.

Gillet dan Hicks resmi menjadi pemilik The Reds terhitung sejak 6 Februari 2007. Harga yang mereka berdua keluarkan mencapai harga fantatis, £ 435 juta. Kepemilikan ini sempat diprotes para fans The Reds karena mereka berdua dianggap tak punya minat apa pun pada sepakbola selain bisnis.

Aroma perpecahan keduanya mulai tercium tahun lalu ketika Gillet berusaha menjual 98 persen sahamnya pada DIC. Namun di tengah jalan, Hicks menyabotase perjanjian itu.

Gillet jadi pihak yang paling dirugikan karena malah dirinya yang diancam dibunuh oleh sekumpulan fans.

"Fans tak mau Hicks memiliki satu persen pun saham milik saya. Sebegitu ngototnya mereka, sampai keluarga saya menerima ancaman mati di tengah malam. Bahkan ada ancaman yang datang ke kantor anak saya, Foster," kata Gillet.

Gillet meraih semua kekayaanya melalui franchise olahrga dan produksi daging mentah. Kekayaan pria kelahiran 22 Oktober 1938 itu diperkirakan mencapai US$ 1,1 miliar.

Sumber : Klik disini
[X]

ShoutMix chat widget